Meriam dari Balkan

Desain “Top” (Meriam) Slavia Selatan

Dalam tradisi Slavia Selatan, ikonografi benteng bergeser dari arsitektur ke artileri. Karena bagian ini dinamai Top (yang berarti “Meriam”), banyak desain regional seperti set Subotica yang terkenal meninggalkan benteng tradisional menara kastil. Sebagai gantinya, karya ini berbentuk silinder atau meruncing dengan bagian atas cekung seperti cangkir yang menyerupai moncong meriam. Evolusi ini mencerminkan lapisan linguistik dan budaya yang unik di Balkan, di mana pengaruh Turki, Slavia, dan Austro-Hongaria sering memberi nama ganda pada bidak, seperti Top dan Kula (Menara). Persimpangan budaya ini menyoroti bagaimana catur berfungsi sebagai jembatan antara era sejarah dan masyarakat yang berbeda.

Nishapur Rook (Rukh)

Potongan batu dari Nishapur ini merupakan sebuah Rook kuno, yang awalnya dikenal sebagai Rukh. Sementara bagian atas yang terbelah dari Bishop modern sering salah dikaitkan dengan gading gajah kuno, sebenarnya Rook tradisionallah yang memiliki celah yang menonjol di antara dua sisi yang tinggi ini. Siluet berbentuk V ini adalah representasi abstrak dari kereta perang, menyoroti bahasa desain geometris yang mendefinisikan set catur Persia dan Mediterania kuno.

Bidak benteng set ŞAHÎ: Shahrukh

Shahrukh, yang diambil dari nama putra komandan dan master catur Timur, berarti ”Penguasa, Tuan, dan Agung dari para Bangsawan”. Shahrukh menjadi seorang pelindung yang signifikan bagi ilmu pengetahuan, budaya dan seni. Istilah “Rukh” berarti kereta perang dan berkembang menjadi “roca”, yang berarti menara dalam bahasa Spanyol dan Italia, yang memengaruhi desain bidak catur, yang secara historis dinamai kereta perang, menara, kapal, dan meriam. Bidak Şahruh menggabungkan roda kereta perang, batu bata menara, laras meriam, dan jangkar kapal.