Bidak Catur Afrasiyab

 

Bidak-bidak gading dari abad ke-7 hingga ke-8 yang ditemukan di situs Afrasiyab di Samarkand merupakan set catur tertua yang diketahui. Patung-patung yang mendetail ini memberikan gambaran tentang akar permainan ini di Asia Tengah, yang menampilkan Benteng sebagai kereta kuda dengan beberapa kuda, bidak ksatria digambarkan sebagai prajurit kavaleri dengan perisai, dan Alfil yang ditunggangi gajah bersama beberapa bidak pion. Set ini menggambarkan hirarki militer era Jalur Sutra sebelum beralih ke desain abstrak.

Bahasa Inggris: Narator dari Laut Utara:

 

The Lewis Chessmen Ditemukan di Isle of Lewis, Skotlandia, dan diukir dari gading walrus, figur-figur abad ke-12 ini menandai transisi spektakuler catur dari bentuk abstrak menjadi cerita yang hidup. Dibentuk oleh keahlian Norse, bidak-bidak ini dengan raja-raja yang cemas, ratu yang kontemplatif, dan penyerang yang menggigit perisai mencerminkan hierarki sosial dan jiwa Eropa Abad Pertengahan. Ketika bidak-bidak geometris dari Timur mencapai Utara, mereka diubah menjadi karakter dramatis dan manusiawi ini, yang meletakkan dasar visual untuk catur modern.